Sukses

Akhiri Paceklik Gol, Striker AC Milan Merasa Lega

Liputan6.com, Ferrara - Para pencetak gol AC Milan ke gawang SPAL menjalani momen yang paling membahagiakan. Tak terkecuali adalah Fabio Borini. Maklum, setelah sekian lama akhirnya ia kembali menyumbangkan gol buat Milan.

AC Milan meraih kemenangan fantastis pada pekan ke-24 Serie A 2017/2018 di Stadio Paolo Mazza, Sabtu (10/2/2018). Tak tanggung-tanggung, anak asuh Gennaro Gattuso tersebut menghajar tuan rumah SPAL empat gol tanpa balas.

Patrick Cutrone mengawali pesta gol tim tamu di menit kedua. Lalu, ia kembali mencetak gol di menit ke-65. Lucas Biglia juga ikut menyumbang gol di menit ke-73. Dan Fabio Borini menutup pesta kemenangan dengan gol di menit ke-90.

Bagi Borini yang baru masuk di menit ke-84, itu adalah gol kedua yang ia lesakkan dengan seragam AC Milan. Namun, gol sebelumnya tercipta saat Rossoneri menang 6-0 atas Shkendija pada playoff Liga Europa, 16 Agustus 2017.

Artinya, sudah hampir tujuh bulan ia paceklik gol. Tak heran jika gol kali ini dirayakan Borini dengan antusias. "Saya bekerja sangat keras dan saya selalu siap melayani pelatih. Saya telah menanti-nantikan untuk mencetak gol dan hari ini akhirnya saya melakukannya," ujar Borini, dikutip situs Milan.

 

1 dari 3 halaman

Nikmati Kesempatan

Borini sendiri adalah salah satu pembelian aneh yang dilakukan Milan pada musim panas 2017. Ia direkrut dari Sunderland dengan biaya 7 juta euro. Entah apa alasan Milan merekrut pemain 26 tahun itu mengingat penampilannya dalam beberapa musim terakhir tak cukup bagus.

Meski sempat paceklik gol hampir tujuh bulan, Borini tetap menjadi pemain yang diandalkan. Buktinya, ia sudah tampil dalam 29 laga. Selain dua gol, ia juga menyumbang tujuh assist.

"Saya mencoba menikmati saat-saat terbaik yang saya mainkan. Sulit bermain di stadion ini, Inter (Milan) saja tertahan. Mereka memiliki peluang, tapi kami bisa menahan mereka. Cutrone juga striker hebat yang alami," tegas Borini.

 

2 dari 3 halaman

Rapor Borini di Setiap Klub

Chelsea: 8 laga, 0 gol, 0 assist

Swansea City: 12 laga, 6 gol, 4 assist

AS Roma: 26 laga, 10 gol, 0 assist

Liverpool: 38 laga, 3 gol, 3 assist

Sunderland: 93 laga, 17 gol, 6 assist

AC Milan: 29 laga, 2 gol, 7 assist

Artikel Selanjutnya
Selain Legenda Inter Milan, Ini 5 Kolektor Hattrick Serie A
Artikel Selanjutnya
Top 10 Berita Bola: Real Madrid Incar De Gea Lagi