Sukses

4 Gelandang Muda Serie A Paling Memukau Musim Ini

Liputan6.com, Jakarta Liga Serie A Italia dikenal dengan tipikal kompetisi keras. Hal itu menuntut para pemain untuk mengerahkan kekuatan fisik secara maksimal serta juga harus memiliki teknik yang mumpuni untuk mendukung pergerakan di lapangan.

Bagi seorang gelandang, kedua syarat itu harus dimiliki. Sebab dari merekalah bola-bola dialirkan ke depan, untuk membobol gawang lawan.

Jika bek hanya perlu fokus menjaga lini pertahanan dan penyerang fokus menciptakan gol, maka gelandang harus dapat mengemban dua tugas tersebut. Karena itu, tak mudah untuk menjadi seorang gelandang yang sukses, apalagi di Serie A.

Dari sejumlah nama yang ada, Marek Hamsik (Napoli) dan Radja Nainggolan (AS Roma) adalah dua contoh gelandang terbaik di Serie A. Keduanya sudah dikenal memiliki kekuatan, skil, teknik, konsistensi, serta determinasi yang tinggi, yang masih bertahan hingga saat ini.

Hamsik, misalnya. Meski tak sesubur musim-musim sebelumnya, perlahan kapten Napoli dan Timnas Slovakia itu membuktikan bahwa dirinya belum habis.

Dengan lima gol serta tiga assist yang sudah ia ciptakan musim ini, pemain berusia 30 tahun itu sukses melampaui rekor gol Diego Maradona untuk Napoli dan kini sudah membukukan 118 gol serta 110 assist.

Hamsik dan Nainggolan (29) boleh jadi memang sudah mulai menua. Namun, generasi-generasi baru terus bermunculan. Liputan6.com merangkum empat gelandang Serie A yang penampilannya paling memukau musim ini. Berikut ulasannya.

1 dari 5 halaman

1. Sergej Milinkovic Savic

Gelandang Lazio, Sergej Milinkovic-Savic merupakan salah satu gelandang yang paling menonjol musim ini. Tak cuma jago bertahan, pemain 22 tahun itu rajin terlibat dalam penciptaan gol. Sejauh ini ia sudah mencetak sembilan gol serta enam assist dalam 29 penampilan di semua kompetisi.

Performanya itu tak ayal membuat banyak klub-klub raksasa Eropa kepincut. Manchester United (MU), Manchester City, Paris Saint-Germain (PSG), Chelsea, Real Madrid, Juventus, dan Inter Milan, semua sangat menginginkannya.

Khusus PSG, raksasa Prancis itu dilaporkan siap menebus Milinkovic seharga 170 juta euro. Sedangkan duo Manchester, masing-masing menawar 100 juta euro.

Namun, Lazio menegaskan bahwa pemain asal Serbia itu tidak akan dijual dengan harga berapapun.

“Milinkovic-Savic yang pasti akan tetap menjadi pemain Lazio sampai akhir musim. Tapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi setelah itu. Dia sangat senang dan Lazio juga senang punya pemain seperti dia. Dia tidak punya banderol karena dia tidak dijual,” ujar Direktur Olahraga Lazio, Igli Tare belum lama ini.

2 dari 5 halaman

2. Bryan Cristante

Gelandang Atalanta, Bryan Cristante sukses membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang masa depan Timnas Italia. Ia mampu mencuri tempat reguler dalam skuat Atalanta dan posisinya tak pernah tergantikan.

Musim ini, gelandang berusia 22 tahun itu telah mencetak 10 gol plus satu assist dalam 29 penampilan.

Cristante dipinjam Atalanta dari Benfica sejak Januari 2017 lalu. Klub asal Kota Bergamo itu memiliki klausul untuk mempermanenkannya seharga 4 juta euro di akhir musim ini.

Namun, Cristante kemungkinan besar akan berseragam klub besar musim depan. Pasalnya, ia sudah diburu oleh klub-klub macam Manchester United (MU, Paris Saint-Germain (PSG), AC Milan, Juventus, Inter Milan, dan AS Roma.

Untuk Juventus, mereka sudah mengajukan penawaran senilai 20 juta euro plus bonus, dan akan meminjamkannya ke Atalanta untuk satu musim. Sementara Inter Milan dan AS Roma, siap menebus pemain keturunan Kanada itu dengan harga 30 juta euro.

3 dari 5 halaman

3. Franck Kessie

Berbeda dari Milinkovic-Savic dan Cristante, Franck Kessie memang tidak sesubur kedua gelandang itu dalam urusan mencetak gol. Namun soal konsistensi dan tenaganya, dialah satu-satunya gelandang AC Milan yang nyaris tak tergantikan musim ini.

Pemain berusia 21 tahun itu mampu mengalahkan Manuel Locatelli dan Ricardo Montolivo dalam perebutan tempat di starting line-up. Hebatnya, ia bisa langsung beradaptasi di musim pertamanya gabung I Rossoneri.

Kessie merupakan salah satu rekrutan anyar AC Milan di bursa transfer musim panas lalu. Ia diboyong dari Atalanta dengan biaya peminjaman 8 juta euro untuk jangka dua musim, dan akan dipermanenkan di tahun 2019 dengan tambahan harga 20 juta euro.

Musim ini, Kessie tercatat sudah tampil dalam 35 laga di semua kompetisi. Dalam kesempatan itu ia turut menyumbang empat gol dan tiga assist. Sampai sejauh ini, pemain asal Pantai Gading itu masih aman dari incaran klub-klub lain.

4 dari 5 halaman

4. Antonin Barak

Satu gelandang muda lainnya yang penampilannya cukup memukau musim ini adalah Antonin Barak. Namanya memang tidak sepopuler Milinkovic-Savic atau Bryan Cristante. Namun, penampilannya tidak dapat dipandang sebelah mata. Baru datang ke Serie A musim panas lalu, dia sudah menjelma bintang baru bagi Udinese.

Barak direktut Udinese dari Slavia Praha dengan harga yang relatif murah, yakni 3 juta euro. Ia langsung beradaptasi dengan skuat asuhan Massimo Oddo. Musim ini, pemain 23 tahun itu sudah mencetak tujuh gol serta dua assist. Ia termasuk rekrutan anyar tersukses di Serie A musim ini.

“Ini merupakan kejutan besar bagi kami bahwa dia memberikan dampak besar di Serie A. Tony (sapaan Barak) selalu memberikan kemampuan terbaik dan bekerja keras saat latihan,” ujar agen Barak, David Nehoda belum lama ini saat diwawancarai FCInterNews.it.

Sebagaimana halnya bintang muda yang bersinar, Barak juga tak luput dari pantauan klub-klub besar. Sejumlah klub yang sudah dikaitkan dengan Barak di antaranya adalah Inter Milan, AC Milan, dan Napoli. Namun, sejauh ini belum ada yang serius mendekatinya.

“Saat ini belum ada penawaran resmi, jadi kami belum memiliki pilihan. Menurut saya, Tony (sapaan Barak) siap untuk langkah selanjutnya. Namun dia juga harus membuktikan kualitasnya di paruh kedua musim ini. Itulah hal yang terpenting,” jelas Nehoda. (Abul Muamar)

Artikel Selanjutnya
Selain Legenda Inter Milan, Ini 5 Kolektor Hattrick Serie A
Artikel Selanjutnya
3 Bintang Liga Italia yang Bakal Merapat ke Premier League