Sukses

5 Bintang AC Milan yang Makin Bersinar Bersama Gattuso

Liputan6.com, Milan - Sentuhan tangan dingin pelatih Gennaro Gattuso mulai memberi dampak positif bagi AC Milan. Dalam dua bulan terakhir, I Rossoneri tak pernah lagi menelan kekalahan.

AC Milan meraih lima kemenangan dan tiga hasil imbang. Terakhir, Leonardo Bonucci dan kawan-kawan menekuk tuan rumah SPAL 4-0 dalam lanjutan Serie A pekan ke-24, Sabtu (10/2/2018).

Di satu bulan pertama kepemimpinan Gattuso, AC Milan masih tetap terseok-seok. Mereka kalah dari tim-tim yang sejatinya lebih lemah di atas kertas, seperti Atalanta (0-2) dan Hellas Verona (0-3) di Serie A, dan Rijeka (0-2) di Liga Europa. 

Kini, arah angin berbalik. Pujian pun terus mengalir. Para petinggi AC Milan bahkan mulai berpikir untuk memakai jasa Gattuso lebih lama lagi. Menurut laporan teranyar, pelatih 40 tahun itu akan diberi kontrak baru hingga 2020.

Tidak hanya petinggi klub, para pemain I Rossoneri pun mengaku puas dilatih Gattuso. Mereka merasa permainan mereka berkembang sejak kedatangan pelatih yang dulu merupakan gelandang AC Milan itu.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut enam pemain AC Milan yang semakin bersinar di bawah asuhan Gattuso.

1 dari 6 halaman

1. Alessio Romagnoli

Bek muda AC Milan, Alessio Romagnoli semakin mendapat kepercayaan sebagai pemain reguler sejak kedatangan Gattuso. Bek 23 tahun itu berandil besar dalam torehan hasil positif yang diraih AC Milan dalam delapan laga terakhir. Ia selalu tampil selama 90 menit. 

Tak hanya menjalankan tugasnya dengan baik sebagai bek, Romagnoli juga aktif melibatkan diri dalam proses penciptaan gol. Total, ia juga sudah memberikan tiga gol bagi I Rossoneri musim ini.

Romagnoli mampu beradaptasi dengan baik bersama AC Milan sejak direkrut dari AS Roma pada musim panas 2015, dengan nilai transfer 25 juta euro. Kedatangan 11 pemain baru di musim tak lantas membuatnya tergusur. 

 

2 dari 6 halaman

2. Patrick Cutrone

Bisa dikatakan, pemain yang paling sering disorot seiring kebangkitan AC Milan dalam dua bulan terakhir ini adalah Patrick Cutrone. Dia mencetak gol demi gol, membuat kontroversi, dan mengalahkan dua striker anyar yang dibeli dengan harga yang cukup mahal, yakni Andre Silva (38 juta euro) dan Nikola Kalinic (25 juta euro).

Dalam delapan laga terakhir AC Milan, Cutrone kerap menjadi pahlawan. Yang pertama kala menghadapi Inter Milan di babak perempat final Coppa Italia, 27 Desember lalu. Gol semata wayangnya di babak pertambahan waktu membawa AC Milan menang 1-0 dan menyingkirkan rival sekotanya itu.

Selanjutnya, Cutrone mencetak gol kontroversial dengan tangan ke gawang Lazio, 28 Januari lalu. Dengan tetap disahkannya golnya itu, AC Milan pun menang 2-1. Dan terakhir, ia mencetak brace (dua gol) ke gawang SPAL dan membawa I Rossoneri menang 4-0.

 

3 dari 6 halaman

3. Giacomo Bonaventura

Playmaker AC Milan, Giacomo Bonaventura mendapatkan peran yang lebih dominan sejak kedatangan Gattuso. Posisinya juga kerap dirotasi, menyesuaikan dengan taktik yang dirancang oleh sang allenatore. Terkadang ia ditempatkan di posisi penyerang sayap mendampingi penyerang, dan di kesempatan lain ia ditempatkan di posisi asalnya sebagai gelandang tengah.

Namun, pemain 28 tahun itu tetap mampu menjalankan perannya dengan baik. Sejauh ini, Bonaventura sudah tampil dalam 28 pertandingan, dan menyumbang lima gol serta dua assist.

Melihat kondisi timnya yang mulai bangkit, mantan pemain Atalanta itu mulai optimis AC Milan bisa merebut satu tiket Liga Champions musim depan.

4 dari 6 halaman

4. Hakan Calhanoglu

Gelandang Timnas Turki, Hakan Calhanoglu, merasa telah menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya sejak dilatih oleh Gattuso.

“Sekarang saya sangat senang karena saya menemukan seorang pelatih yang memberikan saya kepercayaan diri yang besar. Dia banyak bicara pada saya dan membantu saya mengerahkan kemampuan terbaik,” ujar Calhanoglu.

Saat awal kedatangan Gattuso, Calhanoglu sempat mengalami cedera betis dan harus melewatkan beberapa pertandingan. Namun begitu pulih, pemain yang diboyong dari Bayer Leverkusen musim panas lalu itu langsung nyetel dengan taktik yang diterapkan Gattuso.

5 dari 6 halaman

5. Suso

Winger berteknik tinggi, Suso juga merasa lebih baik di bawah asuhan Gattuso. Hal itu diakuinya usai mencetak gol indah saat melawan Udinese pekan lalu (1-1).

“Kami bermain lebih baik bersama Gattuso dan itu terbukti. Anda bisa katakan bahwa kami seperti tim lain di lapangan,” ujar Suso kepada Sky Sport Italia.

Semasa dilatih Montella, Suso sejatinya juga merupakan pemain kunci. Ia selalu diandalkan dalam starting line-up, bagaimana pun formasi yang diterapkan. Namun, pemain Timnas Spanyol itu tetap merasa lebih cocok dengan Gattuso.

“Dia punya metode yang serupa dengan Gian Piero Gasperini (pelatih Atalanta sekarang) yang saya bekerja dengannya di Genoa. Jadi saya sangat suka. Kerja sang pelatih bergantung pada para pemain dan secara konsekuen membentuk tim. Saya bermain sangat baik dengannya,” tambah Suso.

 

Artikel Selanjutnya
Selain Legenda Inter Milan, Ini 5 Kolektor Hattrick Serie A
Artikel Selanjutnya
Top 10 Berita Bola: Real Madrid Incar De Gea Lagi