Lagi, Kasus Rasialis Bayangi Liverpool
Liverpool Dimas Ramadani29/01/2012 01:02 | Liverpool
Sebuah poster terpampang di luar Anfield jelang partai Liverpool kontra Manchester United pada putaran keempat FA Cup, 28 Januari 2012. AFP PHOTO/ANDREW YATES
Artikel Terkait
Liputan6.com, Liverpool: Liverpool kembali berurusan dengan isu rasialis. Kepolisian Merseyside mengkonfirmasi, mereka tengah menyelidiki dugaan tindakan rasis pada pertandingan putaran keempat FA Cup yang dimenangkan Liverpool 2-1 saat menjamu Manchester United, Sabtu (28/1).
Sebelum kick-off, atmosfer permusuhan laga antara dua rival abadi ini sudah kental terasa. Untuk pertama kalinya kapten MU Patrice Evra kembali ke Anfield sejak striker Liverpool Luis Suarez diskor delapan partai karena ejekan rasialis terhadap full-back asal Prancis itu pada partai lanjutan premiership Oktober lampau.
Sementara Evra selalu menjadi target semoohan, pertandingan berlangsung tanpa insiden berarti. Gol Dirk Kuyt dua menit sebelum laga usai memastikan tim asuhan Kenny Dalglish melaju ke babak 16 besar. Akan tetapi, sesuai pertandingan muncul pengumuman dari pihak berwenang bahwa terdapat dugaan tindakan rasialis yang menurut dugaan awal berasal dari seorang suporter Liverpool dan tengah diinvestigasi.
Tuduhan ini datang di saat Si Merah tengah dimabuk euforia dalam beberapa hari. Kemenangan atas MU datang beberapa hari setelah mereka mengandaskan Manchester City untuk tampil di Wembley Stadium pada partai final Carling Cup.
Akan tetapi, kepolisian dengan lugas menegaskan bahwa insiden ini terlepas dari insiden sebelumnya dan hanya dilakukan oknum tak bertanggung jawan. Secara keseluruhan, menurut pernyataan resmi Kepolisian Merseyside, pertandingan berjalan baik dan mayoritas suporter kedua kesebelasan bisa menjaga tingkah laku mereka.
Ini bukan kali pertama publik Anfield disorot berkenaan dengan celaan rasialis. Awal bulan ini, seorang suporter The Reds ditahan karena aksi provokasinya yang juga bernada rasis terhadap pemain Oldham Athletic Tom Adeyemi saat pertandingan putaran ketiga FA Cup.
Sabtu ini isu rasialis dari lapangan sepakbola di Inggris menghangat. Pada pertandingan putaran keempat FA Cup lain kekhawatiran akan tindakan tak manusiawi itu menyelimuti partai Queens Park Rangers versus Chelsea. Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) sampai mengeluarkan izin tidak adanya tradisi bersalaman berjabat tangan antarpemain sebelum pertandingan dimulai menyusul tudingan tindakan rasis kapten Chelsea John Terry terhadap bek QPR Anton Ferdinand di pertemuan sebelumnya.(DIM/BBC)
Sebelum kick-off, atmosfer permusuhan laga antara dua rival abadi ini sudah kental terasa. Untuk pertama kalinya kapten MU Patrice Evra kembali ke Anfield sejak striker Liverpool Luis Suarez diskor delapan partai karena ejekan rasialis terhadap full-back asal Prancis itu pada partai lanjutan premiership Oktober lampau.
Sementara Evra selalu menjadi target semoohan, pertandingan berlangsung tanpa insiden berarti. Gol Dirk Kuyt dua menit sebelum laga usai memastikan tim asuhan Kenny Dalglish melaju ke babak 16 besar. Akan tetapi, sesuai pertandingan muncul pengumuman dari pihak berwenang bahwa terdapat dugaan tindakan rasialis yang menurut dugaan awal berasal dari seorang suporter Liverpool dan tengah diinvestigasi.
Tuduhan ini datang di saat Si Merah tengah dimabuk euforia dalam beberapa hari. Kemenangan atas MU datang beberapa hari setelah mereka mengandaskan Manchester City untuk tampil di Wembley Stadium pada partai final Carling Cup.
Akan tetapi, kepolisian dengan lugas menegaskan bahwa insiden ini terlepas dari insiden sebelumnya dan hanya dilakukan oknum tak bertanggung jawan. Secara keseluruhan, menurut pernyataan resmi Kepolisian Merseyside, pertandingan berjalan baik dan mayoritas suporter kedua kesebelasan bisa menjaga tingkah laku mereka.
Ini bukan kali pertama publik Anfield disorot berkenaan dengan celaan rasialis. Awal bulan ini, seorang suporter The Reds ditahan karena aksi provokasinya yang juga bernada rasis terhadap pemain Oldham Athletic Tom Adeyemi saat pertandingan putaran ketiga FA Cup.
Sabtu ini isu rasialis dari lapangan sepakbola di Inggris menghangat. Pada pertandingan putaran keempat FA Cup lain kekhawatiran akan tindakan tak manusiawi itu menyelimuti partai Queens Park Rangers versus Chelsea. Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) sampai mengeluarkan izin tidak adanya tradisi bersalaman berjabat tangan antarpemain sebelum pertandingan dimulai menyusul tudingan tindakan rasis kapten Chelsea John Terry terhadap bek QPR Anton Ferdinand di pertemuan sebelumnya.(DIM/BBC)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Film Durable Love - Acer
Ayo nonton film romantis gratis dan dapatkan kejutaan menarik disini.
facebook.com/acer-indonesia
Ayo nonton film romantis gratis dan dapatkan kejutaan menarik disini.
facebook.com/acer-indonesia
Dove Nourishing Oil Care
Mau tampil di clip Dove & perawatan eksklusif gratis? Lihat disini.
www.dove.co.id
Mau tampil di clip Dove & perawatan eksklusif gratis? Lihat disini.
www.dove.co.id
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
