Arema Imbangi Mitra Kukar
ISL 2011-2012 ME Gunawan05/02/2012 17:27 | ISL 2011-2012
Liputan6.com, Tenggarong: Ambisi Mitra Kukar mendulang tiga poin penuh kandas. Dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) musim 2011-2012 yang berlangsung di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (5/2) sore, "Naga Mekes" harus puas bermain imbang 2-2 (1-1) dengan tamunya Arema Indonesia. Dengan hasil ini, Mitra tetap terpaku di peringkat keempat klasemen dengan jumlah 20 poin hasil dari 11 pertandingan. Pun demikian pula halnya dengan "Singo Edan" yang berdiam di peringkat ke-16 dengan jumlah 7 poin.
Awalnya, Mitra dikejutkan dengan gol cepat Arema yang tercipta ketika babak pertama baru berlangsung tujuh menit. Bermula dari tendangan bebas yang dilakukan Marcio Souza. Bola disundul Boy Jati Asmara yang kemudian membentur tiang gawang Mitra yang dikawal Joice Sorongan. Bola muntah membuat Joice kaget dan hanya mampu menepisnya. Sayangnya, bola bergulir ke arah tiang jauh yang kemudian dengan mudah dicocor bek Pierre Patrick Seme. 1-0 untuk Arema.
Namun, empat menit kemudian, publik Tenggarong bersorak dengan terciptanya gol balasan Mitra Kukar lewat eksekusi penalti Nemanja Obric. Hadiah tendangan 12 pas diberikan wasit menyusul pelanggaran yang dilakukan Steven Hesketh terhadap Hamka Hamzah. Skor 1-1.
Di menit ke-18, Arema mendapat peluang ketika free-kick Souza hanya membentur mistar atas gawang Mitra. Tuan rumah membalas lewat sepakan bebas Ahmad Bustomi yang dapat ditepis kiper Yuwiwanto Setya Beni. Skor 1-1 bertahan sampai turun minum.
Babak kedua baru berlangsung lima menit, Mitra berbalik unggul 2-1 melalui sontekan Anindito Wahyu yang memanfaatkan umpan silang yang disodorkan Saktiawan Sinaga. Unggul cepat dari bek Arema Yohan Ibo, sambaran Anindito membuat kiper Yuwiwanto tak berkutik. Akan tetapi, tiga menit kemudian, Arema menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sundulan Souza yang memanfaatkan bola dari tendangan penjuru.
Di sisa waktu, Mitra terus menggempur pertahanan Arema. Sayang, sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol, termasuk tendangan bebas Obric empat menit menjelang waktu normal berakhir. Walhasil, skor 2-2 bertahan sampai peluit akhir berbunyi.(MEG)
Awalnya, Mitra dikejutkan dengan gol cepat Arema yang tercipta ketika babak pertama baru berlangsung tujuh menit. Bermula dari tendangan bebas yang dilakukan Marcio Souza. Bola disundul Boy Jati Asmara yang kemudian membentur tiang gawang Mitra yang dikawal Joice Sorongan. Bola muntah membuat Joice kaget dan hanya mampu menepisnya. Sayangnya, bola bergulir ke arah tiang jauh yang kemudian dengan mudah dicocor bek Pierre Patrick Seme. 1-0 untuk Arema.
Namun, empat menit kemudian, publik Tenggarong bersorak dengan terciptanya gol balasan Mitra Kukar lewat eksekusi penalti Nemanja Obric. Hadiah tendangan 12 pas diberikan wasit menyusul pelanggaran yang dilakukan Steven Hesketh terhadap Hamka Hamzah. Skor 1-1.
Di menit ke-18, Arema mendapat peluang ketika free-kick Souza hanya membentur mistar atas gawang Mitra. Tuan rumah membalas lewat sepakan bebas Ahmad Bustomi yang dapat ditepis kiper Yuwiwanto Setya Beni. Skor 1-1 bertahan sampai turun minum.
Babak kedua baru berlangsung lima menit, Mitra berbalik unggul 2-1 melalui sontekan Anindito Wahyu yang memanfaatkan umpan silang yang disodorkan Saktiawan Sinaga. Unggul cepat dari bek Arema Yohan Ibo, sambaran Anindito membuat kiper Yuwiwanto tak berkutik. Akan tetapi, tiga menit kemudian, Arema menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sundulan Souza yang memanfaatkan bola dari tendangan penjuru.
Di sisa waktu, Mitra terus menggempur pertahanan Arema. Sayang, sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol, termasuk tendangan bebas Obric empat menit menjelang waktu normal berakhir. Walhasil, skor 2-2 bertahan sampai peluit akhir berbunyi.(MEG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
Wayne Rooney
Mencoba Mengukir Sejarah
Tahun 2011 menjadi tahun gemilang bagi Wayne Rooney. Duetnya dengan Javier Hernandez menjadi salah satu kunci keberhasilan Manchester United meraih rekor 19 kali juara Liga Premier Inggris.
Polling Bola

