24 May 2013 | 04:38:52

bola

20 Unit di Rusun Marunda Disegel, Penghuni Terkejut

oleh Moch Harun Syah

Anterior

bola

Warga Rusunawa Marunda: Mau Angkut Barang ke Rusun Dimintai Duit

oleh Moch Harun Syah

Próxima

KPU Sayangkan Laporan Soal DPT ke Polisi

Pemilukada DKI Jakarta | oleh Wahyu SK
Posted: 20/06/2012 09:59
KPU Sayangkan Laporan Soal DPT ke Polisi
Liputan6.com, Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Dahlia Umar menyayangkan laporan tim advokasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI ke polisi terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang diduga amburadul.

Padahal, pihak KPUD sudah duduk bersama dengan tiap-tiap tim sukses pasangan cagub untuk membicarakan DPT sebelum disahkan. "Kita sudah bersama-sama mengoreksi. Mereka minta perbaiki data, dan kita sudah kroscek ke lapangan tidak ada kesalahan lagi," ujar Dahlia saat dihubungi di Jakarta, Rabu (20/6).

Menurutnya, terkait banyaknya pemilih ganda yang ditemukan oleh tim sukses cagub, pihak KPUD sudah memperbaikinya dengan menghapus data yang dobel. Serta, hanya memberi satu kartu pemilih kepada masyarakat yang memiliki dua Kartu Tanda Penduduk (KTP).
"Kalau nama dan tanggal lahirnya sama tetapi orang berbeda, itu memang ada dua orang. Kita tidak bisa mencoret salah satunya karena itu sama saja melarang orang untuk ikut memilih," kata Dahlia.

Dia menambahkan, sejak bulan Mei hingga awal Juni kemarin, pihak KPUD sudah melakukan kroscek ke lapangan untuk menindaklanjuti temuan-temuan yang ada, dan perubahan data tersebut juga sudah disampaikan kepada tim sukses masing-masing pasangan cagub.

Seperti diketahui, Kepala Dinas Kependukdukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta Purba Hutapea dan Ketua KPU DKI Dahlia Umar dilaporkan ke polisi oleh tim advokasi hukum cagub Alex-Nono, Jokowi-Ahok, Hidayat-Didik, dan Hendarji- Reza ke Polda Metro Jaya, Senin 18 Juni kemarin.

Hal ini terkait dugaan adanya penggelembungan jumlah pemilih sebanyak 400 ribu dari DPT yang sudah diverifikasi KPU DKI sebanyak 6.983.692 jiwa. (ARI)

1 Komentar Untuk Artikel Ini
Harry @ 2012-06-23 00:24:13
Mungkin ini hanyalah strategi dari calon" tertentu utk menunda pilkada dan memperpanjang masa kampanye. waspada"
Gunakan Account Facebook atau Twitter Anda untuk Memberi Komentar

  
Follow Us:
RSS Twitter Facebook
Liputan Champions