Barca Gagal Balas Dendam
Penyisihan Grup F Liga Champions Dimas Ramadani05/11/2009 02:22
Pemain Rubin Kazan, Vitali Kaleshin berduel di udara dengan gelandang pemain Barcelona, Xavi Hernandez dalam laga Liga Champions di Grup F pada 4 November 2009. AFP PHOTO/ALEXANDER NEMENOV
Rubin vs Barca (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Kazan: Penguasan bola saja tidak cukup. Barcelona yang mendominasi jalannya permainan menemui tembok tebal yang dibangun Rubin Kazan. Pada partai keempat Grup F Liga Champions yang dimainkan di Stadion Central, Kazan, Rusia, sang juara bertahan diimbangi tanpa gol jawara Liga Premier Rusia.
Hasil ini membuat Barca gagal membalas sakit hatinya yang kalah 1-2 di Nou Camp dua pekan lalu. Barca juga gagal menjaga keunggulan di posisi pertama Grup F. Sementara Rubin sepertinya cukup puas dengan raihan tersebut sebelum menghadapi Dynamo Kiev dan Inter Milan.
Babak pertama berjalan, penguasaan bola dipegang Barca meski tampil di cuaca super-dingin. Rubin yang fokus bertahan memberi ancaman melalui serangan balik. Menit ketiga, Zlatan Ibrahimovic gagal menuntaskan kesalahan elementer bek tengah Rubin, Cesar Navas. Tendangannya yang melewati Sergei Ryzhikov melenceng.
Peluang Barca selanjutnya dimiliki Messi pada menit ke-21. Setelah menerima flick Ibrahimovic, sepakan Messi bisa ditepis Ryzhikov dengan brilian. Barca terus menekan dan telak menguasa bola namun tidak mampu menuntaskannya hingga gol. Di pengujung babak pertama Rubin mengancam melalui Ryazantsev yang bisa diselamatkan Victor Valdes. Beberap detik kemudian giliran Ryzhikov yang memblok tembakan Iniesta.
Di paruh kedua Barca kembali langsung mengambil inisiatif penyerangan. Tapi Rubin sudah menyiasati dengan mengumpulkan pemainnya di sekitar kotak penalti. Instruksi dari pelatih Gurban Berdiyew mampu meredam keunggulan teknik anak-anak asuhan Pep Guardiola sampai menit ke-60. Rubin sepertinya puas bisa memetik satu poin dan menggagalkan revans Barca.
Perubahan yang dilakukan Berdiyew cukup mengherankan. Di saat timnya ditekan terus-menerus ia memasukkan striker Aleksandr Bukharov untuk menggantikan Gokdeniz Kadeniz yang merupakan seorang gelandang. Beberapa menit berselang, menit ke-66, satu serbuan Barca mengancam melalui kerjasama Messi dan Daniel Alves namun bisa dipatahkan barisan belakang tuan rumah.
Rubin melalui serangan sporadisnya memberi ancaman lewat Bukharov. Sayang kontrol bolanya tidak sempurna sehingga bisa dimentahkan. Asyik menyerang lini pertahanan Barca kehilangan konsentrasi pada menit ke-78. Beruntung peluang yang dimiliki Alejandro Dominguez bisa diblok Gerard Pique.
Menjelang pertandingan usai Guardiola memasukkan Thierry Henry guna menambah daya dobrak. Menariknya kedua kesebelasan memiliki peluang bagus untuk menikam lawannya di menit-menit akhir. Di kubu Rubin, lagi-lagi Bukharov gagal mengkonversi umpan matang. Sedangkan Henry kurang beruntung ketika kontrol bolanya tidak rapih.
Hingga peluit akhir dibunyikan kedua tim otidak mampu memecahkan telur, alias berakhir 0-0. Hasil ini membuat Dynamo Kiev atau Inter Milan berpeluang memimpin klasemen. Untuk sementara, Barca masih memimpin dengan perolehan lima poin, sama dengan milik Rubin. (DIM)
Susunan pemain:
Rubin Kazan: Ryzhikov (kk); Cesar Navas, Sharonov, Ansaldi, Salukvadze; Noboa, Semak (kk), Kaleshin, Ryazantsev, Karadeniz (Bukharov 66); Dominguez.
Barcelona: Valdes; Puyol (kk), Pique, Abidal, Daniel Alves; Yaya Toure, Keita (Henry 82), Xavi; Iniesta, Ibrahimovic, Messi.
Hasil ini membuat Barca gagal membalas sakit hatinya yang kalah 1-2 di Nou Camp dua pekan lalu. Barca juga gagal menjaga keunggulan di posisi pertama Grup F. Sementara Rubin sepertinya cukup puas dengan raihan tersebut sebelum menghadapi Dynamo Kiev dan Inter Milan.
Babak pertama berjalan, penguasaan bola dipegang Barca meski tampil di cuaca super-dingin. Rubin yang fokus bertahan memberi ancaman melalui serangan balik. Menit ketiga, Zlatan Ibrahimovic gagal menuntaskan kesalahan elementer bek tengah Rubin, Cesar Navas. Tendangannya yang melewati Sergei Ryzhikov melenceng.
Peluang Barca selanjutnya dimiliki Messi pada menit ke-21. Setelah menerima flick Ibrahimovic, sepakan Messi bisa ditepis Ryzhikov dengan brilian. Barca terus menekan dan telak menguasa bola namun tidak mampu menuntaskannya hingga gol. Di pengujung babak pertama Rubin mengancam melalui Ryazantsev yang bisa diselamatkan Victor Valdes. Beberap detik kemudian giliran Ryzhikov yang memblok tembakan Iniesta.
Di paruh kedua Barca kembali langsung mengambil inisiatif penyerangan. Tapi Rubin sudah menyiasati dengan mengumpulkan pemainnya di sekitar kotak penalti. Instruksi dari pelatih Gurban Berdiyew mampu meredam keunggulan teknik anak-anak asuhan Pep Guardiola sampai menit ke-60. Rubin sepertinya puas bisa memetik satu poin dan menggagalkan revans Barca.
Perubahan yang dilakukan Berdiyew cukup mengherankan. Di saat timnya ditekan terus-menerus ia memasukkan striker Aleksandr Bukharov untuk menggantikan Gokdeniz Kadeniz yang merupakan seorang gelandang. Beberapa menit berselang, menit ke-66, satu serbuan Barca mengancam melalui kerjasama Messi dan Daniel Alves namun bisa dipatahkan barisan belakang tuan rumah.
Rubin melalui serangan sporadisnya memberi ancaman lewat Bukharov. Sayang kontrol bolanya tidak sempurna sehingga bisa dimentahkan. Asyik menyerang lini pertahanan Barca kehilangan konsentrasi pada menit ke-78. Beruntung peluang yang dimiliki Alejandro Dominguez bisa diblok Gerard Pique.
Menjelang pertandingan usai Guardiola memasukkan Thierry Henry guna menambah daya dobrak. Menariknya kedua kesebelasan memiliki peluang bagus untuk menikam lawannya di menit-menit akhir. Di kubu Rubin, lagi-lagi Bukharov gagal mengkonversi umpan matang. Sedangkan Henry kurang beruntung ketika kontrol bolanya tidak rapih.
Hingga peluit akhir dibunyikan kedua tim otidak mampu memecahkan telur, alias berakhir 0-0. Hasil ini membuat Dynamo Kiev atau Inter Milan berpeluang memimpin klasemen. Untuk sementara, Barca masih memimpin dengan perolehan lima poin, sama dengan milik Rubin. (DIM)
Susunan pemain:
Rubin Kazan: Ryzhikov (kk); Cesar Navas, Sharonov, Ansaldi, Salukvadze; Noboa, Semak (kk), Kaleshin, Ryazantsev, Karadeniz (Bukharov 66); Dominguez.
Barcelona: Valdes; Puyol (kk), Pique, Abidal, Daniel Alves; Yaya Toure, Keita (Henry 82), Xavi; Iniesta, Ibrahimovic, Messi.
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Bookmark
Wawancara
Mohamed Zidan
Tetap Lapar dengan Gelar
Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
