Liverpool Tanpa Torres  

Jelang Debrecen vs Liverpool
Dimas Ramadani
24/11/2009 02:36
Reaksi kekecewaan Fernando Torres setelah Liverpool bermain imbang 1-1 dengan Lyon di kancah Liga Champions.
Fernando Torres (mail)

Liputan6.com, Budapest: Problematika cedera tidak henti-hentinya mengganggu Liverpool di musim ini. Masalah klasik nan pelik buat Rafael Benitez karena sang manajer The Reds itu tidak memiliki kedalaman skuad seperti yang dimiliki koleganya, Sir Alex Ferguson di Manchester United atau Carlo Ancelotti di Chelsea.

Jelang partai krusial penentu langkah Liverpool di Liga Champions, Ryan Babel bergabung dengan Fernando Torres dan Albert Riera yang terlebih dulu menghuni daftar pemain The Reds yang cedera. Ketiganya tidak diterbangkan ke Hungaria, menghadapi Debrecen di Stadion Ferenc Puskas, Budapest, Selasa (24/11).

Babel mengalami cedera engkel ketika bermain imbang 2-2 dengan Manchester City, Sabtu (21/11). Sementara itu, Benitez emoh mengambil risiko menurunkan Torres yang lebih dipersiapkan untuk derby Merseyside kontra Everton, Minggu (29/11). Sedangkan untuk Glen Johnson dan Daniel Agger, dua pemain yang belakangan juga dirundung cedera, tetap diberangkatkan Benitez.

Mengenai Torres, Benitez berujar: “Kami pikir ia membutuhkan waktu pemulihan selama dua sampai tiga pekan lamanya. Kini ia baru melewati 12 atau 13 hari, jadi tidak cukup alasan untuk memainkannya. Beberapa hari ke depan kami akan memutuskan apakah ia fit untuk menghadapi Everton. Untuk sekarang ini tidak ada garansi.”

Kemenangan dari Debrecen hukumnya wajib bagi Liverpool jika mereka ingin melangkah ke babak 16 besar. Itu pun dengan harapan Lyon mampu mengalahkan Fiorentina di Florence, atau setidaknya seri.

Lyon dipastikan sudah memesan tempat di putaran pertama knock-out. Fiorentina yang terpaut satu poin dari Lyon berambisi lolos untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir, membuat tugas Liverpool kian berat. Tetapi kapten Steven Gerrard yang dipaksakan bermain dengan suntikan penghilang rasa sakit (pain-killer) yakin Liverpool bisa selamat.

“Suasana di dalam skuad sangat bagus walau kami sadar situasinya sedang tidak sehat,” tutur Gerrard, sebagaimana dirilis BBC. Tapi, “Kami punya keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi terhadap kemampuan diri. Kami tahu mampu mengatasi situasi yang sulit ini.”(DIM)

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.