Ungguli Lyon, Fiorentina Singkirkan Liverpool  

Penyisihan Grup E Liga Champions
ME Gunawan
25/11/2009 04:40
Selebrasi bek Fiorentina, Juan Manuel Vargas (kiri) seusai mencetak gol penalti ke gawang Lyon dalam lanjutan penyisihan Grup E Liga Champions di Artemio Franchi Stadium, 24 November 2009. AFP PHOTO / Christophe Simon
Juan Vargas dkk (© AFP 2009)

Liputan6.com, Florence: Memang tidak enak menggantungkan nasib kepada orang lain. Itulah takdir yang harus diterima Liverpool. Keajaiban yang diharapkan batal didapat. Meskipun berhasil meraih kemenangan 1-0 langsung atas Debrecen, The Reds tetap tersingkir dari babak penyisihan Grup E Liga Champions menyusul keberhasilan Fiorentina menundukkan Olympique Lyonnais juga dengan skor 1-0 langsung dalam matchday kelima yang digelar serentak Selasa (24/11) malam waktu setempat atau Rabu (25/11) dinihari WIB.

Di Stadium Puskas Ferenc, Budapest, Liverpool membuka harapan lewat gol tunggal David N’Gog di menit keempat. Sayangnya, di Artemio Franchi, Florence, La Viola juga memetik kemenangan dari Lyon lewat gol dari titik putih penalti yang mulus dieksekusi bek Juan Manuel Vargas ketika babak pertama memasuki menit ke-28.

Dengan hasil ini, Fiorentina menyusul langkah Lyon yang telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar. Bahkan, La Viola untuk sementara memuncaki klasemen dengan jumlah 12 poin unggul dua angka dari Lyon. Sementara, meskipun masih berpeluang menyamai perolehan poin yang dimiliki Les Gones, Liverpool yang mengumpulkan tujuh angka dipastikan tersingkir karena kalah head-to-head dari Lyon. Dalam dua laga pertemuan antara kedua tim, di kandang sendiri Liverpool kalah 1-2. Sementara di kandang Lyon, The Reds hanya mampu bermain imbang 1-1.(MEG)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.