Zizou Pede Prancis Lolos  

Jelang Play-off PD 2010
Dimas Ramadani
12/11/2009 03:14
Zinedine Zidane (© AFP 2009)

Liputan6.com, Amiens: Zinedine Zidane, salah satu aktor yang memenangi Prancis di Piala Dunia 1998, percaya diri (pede) Les Blues bakal mampu menundukkan Republik Irlandia untuk tampil di putaran final Piala Dunia 2010. Prancis harus melalui dua leg yang dilangsungkan pada 14 dan 18 November.

Prancis harus melalui “jalur belakang” setelah hanya finis di urutan kedua, di bawah Serbia, dalam pertaruhan di Grup 7 babak kualifikasi Zona Eropa. Meski akan lolos, Zizou memprediksi tim asuhan Raymond Domenech mesti mengeluarkan kemampuan maksimal untuk bisa melangkah ke Afrika Selatan.

“Akan jadi pertarungan yang sulit bagi Prancis, terutama untuk partai yang dimainkan di Iralndia,” beber Zidane yang menghadiri partai penggalangan amal di Amiens, Prancis, sebagaimana diwartakan Goal. “Mereka harus mampu melampauinya sebelum membawa partai penentuan di Stade de France. Tetapi saya yakin—Prancis akan lolos.”

Menurut Zidane tim Prancis saat ini dihuni talenta-talenta hebat, plus masih dihuni pemain berpengalaman seperti Thierry Henry dan William Gallas. “So, yang mereka butuhkan hanya bermain tenang,” lanjutnya.

Menghadapi The Boys in Green, Prancis tidak akan diperkuat Franck Ribery yang masih dibebat cedera. Kebugaran Jeremy Toulalan dan Abou Diaby juga diragukan, meski kedua pemain tetap diikutsertakan dalam skuad.

Untuk partai pertama Prancis akan dijamu Irlandia di Croke Park, Dublin, sebelum empat hari kemudian menjamu mereka di Saint-Denis. Dari 13 kali pertemuan dengan Irlandia, Prancis hanya unggul tipis. Mereka merebut lima kemenangan dan empat kali bermain imbang. (DIM)

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.