Selandia Baru Melangkah ke Afsel
Play-off Interkontinental PD 2010 Dimas Ramadani14/11/2009 15:57
Striker Rory Fallon merayakan gol semata wayang yang mengalahkan Bahrain 1-0 sekaligus mengantarkan Selandia Baru lolos ke putaran final PD 2010 dalam laga di Wellington, 14 November 2009. AFP PHOTO/Brendon O'HAGAN
Rory Fallon (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Wellington: Selandia Baru berpesta. Setelah menunggu lebih dari dua dasawarsa, kegembiraan itu datang juga. Untuk pertama kalinya Selandia Baru memastikan diri tampil di putaran final Piala Dunia sejak 1982 setelah menundukkan Bahrain 1-0 (agregat 1-0) dalam leg kedua play-off interkontinental di Westpac Stadium, Wellington, Sabtu (14/11).
Selandia Baru yang menahan Bahrain tanpa gol di kandangnya sendiri bulan lalu, tampil penuh greget. Adalah Rory Fallon pencetak gol semata sawang menjelang babak pertama usai yang disambut gegap gempita mayoritas penonton yang hadir memberikan dukungan buat All Whites, julukan buat Selandia Baru.
Ricki Herbert dengan apik menyusun strategi menyerang dengan menempatkan tiga penyerang sekaligus dalam starting line-up. Permainan direct football ternyata menyulitkan Bahrain dalam mengembangkan tempo permainan, sampai akhirnya sundulan Fallon menyayat gawang yang dijaga Sayed Jaffar di menit ke-45.
Babak kedua berjalan enam menit Bahrain mendapat kesempatan emas. Sayang penalti yang diberikan wasit Jorge Larrionda gagal dimanfaatkan Sayed Adnan menjadi gol. Setelah itu Selandia Baru kembali tampil lepas. Beberapa kali mereka memiliki kesempatan menggandakan kemenangan yang salah satunya tendangan Shane Smeltz yang masih menyamping.
Bahrain berusaha menyamakan kedudukan di menit-menit akhir. Gol yang dilesakkan di menit ke-88 dari sebuah kemelut dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran. Keputusan berbau kontroversial karena kiper tuan rumah, Mark Paston, tidak berusaha menjangkau bola. Ryan Nelsen dkk akhirnya melepas kegembiraan setelah skor 1-0 bisa dipertahankan hingga wasit meniup peluit akhir. (DIM)
Susunan pemain:
Selandia Baru: Mark Paston; Ben Sigmund (kk), Ryan Nelsen, Ivan Vicelich; Leo Bertos, Michael McGlinchey (Andrew Barron 64), Tim Brown (Andrew Boyens 90), Tony Lochhead; Shane Smeltz, Chris Killen (Chris Wood 83), Rory Fallon.
Bahrain: Sayed Jaffar; Abdulla Baba Fatadi, Mohamed Hubail (Ahmed Hassan Rashed85), Abdulla Omar, Sayed Jalal (Mahmood Abdulrahman 79); Mohamed Ahmed Salmeen, Faouzi Aaish (kk) (Ismaeel Abdullatif 73), Sayed Mohamed Adnan, Salman Isa; Jaycee John, Husain Ali Hasan.
Wasit: Jorge Larrionda (Uruguay).
Selandia Baru yang menahan Bahrain tanpa gol di kandangnya sendiri bulan lalu, tampil penuh greget. Adalah Rory Fallon pencetak gol semata sawang menjelang babak pertama usai yang disambut gegap gempita mayoritas penonton yang hadir memberikan dukungan buat All Whites, julukan buat Selandia Baru.
Ricki Herbert dengan apik menyusun strategi menyerang dengan menempatkan tiga penyerang sekaligus dalam starting line-up. Permainan direct football ternyata menyulitkan Bahrain dalam mengembangkan tempo permainan, sampai akhirnya sundulan Fallon menyayat gawang yang dijaga Sayed Jaffar di menit ke-45.
Babak kedua berjalan enam menit Bahrain mendapat kesempatan emas. Sayang penalti yang diberikan wasit Jorge Larrionda gagal dimanfaatkan Sayed Adnan menjadi gol. Setelah itu Selandia Baru kembali tampil lepas. Beberapa kali mereka memiliki kesempatan menggandakan kemenangan yang salah satunya tendangan Shane Smeltz yang masih menyamping.
Bahrain berusaha menyamakan kedudukan di menit-menit akhir. Gol yang dilesakkan di menit ke-88 dari sebuah kemelut dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran. Keputusan berbau kontroversial karena kiper tuan rumah, Mark Paston, tidak berusaha menjangkau bola. Ryan Nelsen dkk akhirnya melepas kegembiraan setelah skor 1-0 bisa dipertahankan hingga wasit meniup peluit akhir. (DIM)
Susunan pemain:
Selandia Baru: Mark Paston; Ben Sigmund (kk), Ryan Nelsen, Ivan Vicelich; Leo Bertos, Michael McGlinchey (Andrew Barron 64), Tim Brown (Andrew Boyens 90), Tony Lochhead; Shane Smeltz, Chris Killen (Chris Wood 83), Rory Fallon.
Bahrain: Sayed Jaffar; Abdulla Baba Fatadi, Mohamed Hubail (Ahmed Hassan Rashed85), Abdulla Omar, Sayed Jalal (Mahmood Abdulrahman 79); Mohamed Ahmed Salmeen, Faouzi Aaish (kk) (Ismaeel Abdullatif 73), Sayed Mohamed Adnan, Salman Isa; Jaycee John, Husain Ali Hasan.
Wasit: Jorge Larrionda (Uruguay).
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Cord Blood Banking with Cordlife
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Bookmark
Wawancara
Mohamed Zidan
Tetap Lapar dengan Gelar
Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Cord Blood Banking with Cordlife
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
